Mutu

Indikator mutu adalah cara untuk menilai mutu atau kualitas dari suatu kegiatan, dalam hal ini mutu pelayanan di rumah sakit dalam upaya meningkatan mutu layanan dan menurunkan angka kejadian/ insiden di rumah sakit untuk meningkatkan keselamatan pasien.Indikator mutu dijalankan oleh semua unit di RSGM Universitas Jember termasuk peserta didik/koas yang sedang menjalankan pendidikan profesi kedokteran gigi.  Jika definisi itu diterapkan di rumah sakit, maka dapat dibuat rumusan sebagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit dan keselamatan pasien secara terus menerus, melalui pemantauan, analisa dan tindak lanjut adanya penyimpangan dari standar yang ditentukan. Pemantauan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kamus indikator yang telah ditetapkan sebelaumnya yaitu pelaporan bulanan, triwulan dan tahunan. Pelaporan triwulan dilakukan untuk menganalisis trend pencaaian serta untuk menganalissa tindakan apa yang bisa dilakukan untuk mempertahankan trend ataupun meningkatkan trend tersebut. Pelaporan dan analisa dilakukan demi meningkatan mutu dari Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Jember. Dengan demikian layanan yang diberikan oleh RSGM Universitas Jember baik itu layanan kepada pasien umum maupun pasien peserta didik tetap terjamin mutu dan mengutamakan keselamatan pasien.

Laporan ini bertujuan untuk mengetahui capaian pengukuran indikator mutu triwulan I (Januari hingga Maret) 2022 di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Jember. 

Kepatuhan Penggunaan Formularium Nasional 

Kepatuhan Penggunaan Formularium Nasional adalah Kepatuhan para dokter meresepkan obat kepada pasien sesuai dengan daftar obat – obatan Formularium Nasional dengan target 80% .

Tabel

Analisa :

Kepatuhan dalam melakukan asesmen risiko jatuh pada pasien rawat jalan sudah dilaksanakan dengan baik dapat terlihat dari kelengkapan petugas dalam mengisi asesmen risiko jatiuh pada lembar asesmen awal keperawatan dan capaiannya 100%. 

Grafik

Rencana Tindak Lanjut :

Monitoring dan evaluasi untuk mempertahankan capaian. 

Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Pasien Jatuh  

Kepatuhan terhadap clinical pathway adalah proses pelayanan secara terintegrasi yang diberikan kepada pasien oleh DPJP, Perawat, Farmasi, Gizi yang sesuai dengan clinical pathway yang ditetapkan Rumah Sakit. Kepatuhan terhadap clinical pathway ditargetkan 100%. 

Tabel

Analisa :

Kepatuhan Penggunaan Formularium dalam peresepan obat sudah mencapai target (≥80%) pada bulan Januari- Februari 2022 dan terjadi penurunan pada bulan Maret 2022 namun masih sesuai dengan target. 

Grafik

Rencana Tindak Lanjut :

Monitoring dan evaluasi untuk mempertahankan capaian. 

Kepuasan Pasien Dan Keluarga  

Pemantauan dan pengukuran Kepuasan Pasien dan Keluarga adalah kegiatan untuk mengukur tingkat kesenjangan pelayanan rumah sakit yang diberikan dengan harapan pasien dan keluarga di rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat. Kepuasan Pasien tersebut mengacu pada Permen PAN-RB No. 14 Tahun 2017 dengan target ≥76.61%.

Tabel

Analisa :

Kepuasan Pasien dan Keluarga sudah mencapai target (76.61%) yang berarti pasien merasakan puas terhadap layanan yang diterima saat perawatan/pengobatan di RSGM Universitas Jember. Hal ini selaras dengan kunjungan pasien yang semakin meningkat dari bulan ke bulan berikutnya.

Grafik

Rencana Tindak Lanjut :

Monitoring dan evaluasi untuk mempertahankan capaian.

Kelengkapan Assesmen Nyeri pada Pasien Kunjungan Baru dan Ulang pada Pelayanan Konservasi Gigi 

Tabel

Analisa :

Pada  bulan januari, kelengkapan asessmen nyeri pada pasien kunjungan baru pelayanan konservasi gigi belum mencapai target dikarenakan kelalaian petugas/perawat dalam melakukan asessemen awal keperawatan. Pada bulan februari dan maret sudah mencapai target 100% setelah dilakukan sosisalisasi ulang terkait kelengkapan pengisian asessmen nyeri. 

Grafik

Rencana Tindak Lanjut :

Monitoring dan evaluasi untuk mempertahankan capaian.

Pelayanan Radiologi dan Diagnostic Imaging  Pengulangan dalam Pengambilan Foto Periapikal pada Kasus Konservasi Gigi 

Tabel

Analisa :

Pada bulan Januari masih ada pengulangan pengambilan foto periapikal pada kasus konservasi gigi sebanyak 1 pasien dari 7 pasien, hal ini disesbabkan sudut pengambilan foto yang tidak sesuai sehingga membutuhkan pengulangan foto rontgen. Pada bulan februari tidak ada pengambilan foto rontgen kasus konservasi gigi.  Pada bulan Maret terdapat 5 pasien dan tidak ada pasien yang melakukan pengulangan foto rontgen kasus konservasi gigi.

Grafik

Rencana Tindak Lanjut :

Monitoring dan evaluasi untuk mempertahankan capaian. 

Penggunaan Antibiotik Dan Obat Lainnya 

Kesesuaian Peresepan Obat Antibiotik Pasien Konservasi Dengan Formularium Rumah Sakit Gigi Dan Mulut Universitas Jember  

Tabel

Analisa :

Pada bulan januari ada 2 peresepan obat kasus konservasi akan tetapi terdapat satu resep yang meresepkan obatdiluar formularium rumah sakit karena ketersediaan obat kosong sehingga harus dialihkan ke obat lain yang tidak ada di formularium. Pada bulan Februari tidak ada peresepan obat konservasi. sedangkan pada bulan Maret terdapat  resep kasus konservasi dan sudah sesuai dengan formularium rumah sakit.

Grafik

Rencana Tindak Lanjut :

Monitoring dan evaluasi untuk mempertahankan capaian.  


Ketersediaan, Isi, Penggunaan Catatan tentang Pasien

Waktu Penyediaan Dokumen Rekam Medis Pelayanan Pasien Lama pada Pelayanan Rawat Jalan Pasien Konservasi Gigi  

Tabel

Analisa :

Waktu penyediaan dokumen rekam medik sudah mencapai target 30 menit. Target tersebut dapat tercapai dikarenakan adanya inovasi bagi peserta didik (koass) yang dapat mendaftarkan terlebih dahulu dokumen rekam medis yang dibutuhkan melalui google form sehingga petugas rekam medis bisa menyediakan dokumen rekam medis secara lebih efektif dan efisien..

Grafik

Rencana Tindak Lanjut :

Farmasi harus sosialisasi terkait Formularium Rumah Sakit dan melakukan update terkait obat yang dipakai oleh dokter di RSGM Universitas Jember.